Pengertian Urbanisasi

Pengertian Urbanisasi

Pengertian urbanisasi adalah pergeseran populasi dari daerah pedesaan ke perkotaan,

peningkatan bertahap dalam proporsi orang yang tinggal di daerah perkotaan dan cara-cara di mana setiap masyarakat beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Urbanisasi adalah proses di mana kota-kota dibentuk dan menjadi lebih besar karena lebih banyak orang mulai tinggal dan bekerja di daerah-daerah pusat.

Persatuan Bangsa Bangsa memproyeksikan bahwa setengah dari populasi dunia akan tinggal di daerah perkotaan pada akhir tahun 2008.

Diperkirakan pada tahun 2050, sekitar 64% dari negara berkembang, dan 86% dari negara maju akan mengalami urbanisasi.

Itu setara dengan sekitar 3 miliar kaum urban pada tahun 2050.

Banyak di antaranya akan terjadi di Afrika dan Asia.

Khususnya, Persatuan Bangsa-Bangsa juga baru-baru ini memproyeksikan bahwa hampir semua pertumbuhan populasi global dari 2016 hingga 2030 akan diserap oleh kota-kota.

Sekitar 1,1 miliar urban baru selama 14 tahun ke depan.

Urbanisasi relevan dengan serangkaian disiplin ilmu, termasuk geografi, sosiologi, ekonomi, perencanaan kota, dan kesehatan masyarakat.

Fenomena ini terkait erat dengan modernisasi, industrialisasi, dan proses rasionalisasi sosiologis.

Urbanisasi dapat dilihat sebagai kondisi khusus pada waktu tertentu, misalnya proporsi total populasi atau wilayah dan kota atau kota, atau sebagai peningkatan kondisi tersebut seiring waktu.

Jadi urbanisasi dapat dikuantifikasi baik dalam hal tingkat perkembangan perkotaan relatif terhadap populasi keseluruhan, atau sebagai tingkat di mana proporsi perkotaan populasi meningkat.

Urbanisasi menciptakan perubahan sosial ekonomi dan lingkungan yang sangat besar, yang memberikan peluang bagi keberlanjutan dengan potensi untuk menggunakan sumber daya secara lebih efisien,

untuk menciptakan penggunaan lahan yang lebih berkelanjutan dan untuk melindungi keanekaragaman hayati ekosistem alam.

Urbanisasi bukan hanya fenomena modern, tetapi transformasi yang cepat dan bersejarah dari akar sosial manusia dalam skala global, di mana budaya pedesaan yang dominan digantikan dengan cepat oleh budaya urban yang dominan.

Perubahan besar pertama dalam pola pemukiman adalah akumulasi pemburu-pengumpul ke desa-desa ribuan tahun yang lalu.

Budaya desa dicirikan oleh garis keturunan umum, hubungan intim dan perilaku komunal, sedangkan budaya perkotaan ditandai oleh garis keturunan yang jauh dan hubungan yang akrab serta perilaku kompetitif.

Pergerakan orang yang belum pernah terjadi sebelumnya ini diperkirakan akan berlanjut dan meningkat selama beberapa dekade mendatang.

Kota-kota menjamur dengan  ukuran yang tak terpikirkan hanya seabad lalu.

Hari ini di Asia, aglomerasi perkotaan di Osaka, Karachi, Jakarta, Mumbai, Shanghai, Manila, Seoul dan Beijing masing-masing telah menampung lebih dari 20 juta orang.

Sementara Delhi dan Tokyo diperkirakan akan mendekati atau melebihi 40 juta orang masing-masing dalam dekade mendatang.

Di luar Asia, Mexico City, Sao Paulo, New York, Lagos, Los Angeles, dan Kairo akan menjadi rumah bagi lebih dari 20 juta orang.

1 komentar untuk “Pengertian Urbanisasi”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *