Manajemen Strategi: Pengertian, Tujuan dan Manfaat

manajemen strategi

Manajemen strategi itu apa?

Definisi Manajemen Strategi merupakan rangkaian ataupun proses kegiatan membentuk keputusan yang bersifat mendasar serta merata, diiringi dengan sistem penerapannya, yang disusun oleh pimpinan lembaga serta diterapkan oleh segala anggota di dalam lembaga itu guna menggapai hasil yang dikehendaki. 

Sebagian pakar mengartikan manajemen strategi ataupun manajemen strategik bagaikan science ataupun seni dalam membentuk, menerapkan, dan menilai bermacam ketetapan antar fungsional yang membolehkan suatu organisasi buat menggapai hasil. 

Fokus manajemen strategis adalah metode penentuan hasil akhir suatu lembaga, membuat serta meningkatkan strategi serta perencanaan buat menggapai hasil akhir, dan mendistribusikan potensi lembaga buat mempraktikkan kebijakan serta merancang pencapaian hasil akhir lembaga.

Pelaksanaan kebijakan yang benar serta efektif amat diperlukan dalam aktivitas apapun, khususnya pada bidang bisnis. 

Kebijakan yang pas serta dibentuk dengan teratur dapat membuat suatu lembaga bisa lebih gampang melakukan misi buat menggapai hasil. 

Pengertian Manajemen Strategi Bagi Para Ahli

Sebagian pakar di bidang ilmu manajemen sempat memaparkan tentang definisi manajemen strategis, antara lain merupakan:

1.  J.D. Hunger
Menurut  Hunger, definisi manajemen strategi yaitu kumpulan ketetapan serta aksi manajemen yang memastikan kualitas kerja suatu organisasi dalam rentang waktu yang panjang. 

Jadi, pada dasarnya pengertian manajemen strategi ialah sesuatu aksi perancangan serta pengkoordinasian prosedur yang tepat sasaran yang dilaksanakan supaya hasil akhir terpenuhi serta pastinya kelangsungan organisasi bisa bertahan lama. 

2. T. Wheelen dkk. (2010)
Menurut T. Wheelen, definisi manajemen strategi yaitu rentetan kebijakan manajerial serta bermacam aktivitas yang akan memastikan kelangsungan organisasi dalam rentang waktu yang lama. Aktivitas itu dapat berupa pembentukan/perumusan strategi, penerapan/implementasi kebijakan dan penilaian (evaluasi).

3. Nawawi
Nawawi mengungkapkan, definisi manajemen strategis merupakan suatu perancangan besar yang bertujuan untuk hasil akhir di masa yang akan datang, serta dipahami dalam kerangka ketetapan yang penting.

Perancangan rencana ini membuat sebuah lembaga bisa melaksanakan misi dalam rangka mencapai segenap target (perencanaan operasional dalam rangka memperoleh goods dan service quality dan pengoptimalan yang ditujukan untuk pencapaian akhir lembaga.

4. Haryadi, Bambang (2003) menjelaskan definisi manajemen strategi sebagai suatu transformasi yang terbentuk secara sistematik oleh direksi dalam merancang, menerapkan dan melaksanakan penilaian pada strategi yang sedang dilaksanakan. Semua rentetan aktivitas ini memiliki hasil akhir merealisasikan visi serta misi suatu lembaga.

5. Mulyadi (2001)
Mulyadi memaparkan definsi manajemn strategi yaitu suatu rangkaian yang dilaksanakan oleh pihak pimpinan dan anggota lembaga dalam memberntuk dan menerapkan strategi guna memberikan nilai pelayanan terbaik untuk para pelanggan sesuai misi lembaga.

Tujuan Manajemen Strategi

Sesudah memahami pengertian, kita juga wajib mengerti apa tujuan manajemen strategi. Sesuai istilahnya, manajer dalam kerangkan manajemen strategis memiliki kewenangan untuk membuat rangkaian rencana organisasi, yang pada umumnya terkait dengan bidang marketing.

Manajer mengatur, menerapkan serta menilai berbagai strategi yang telah ditetapkan guna mencapai tujuan.

Di bawah ini, empat tujuan pokok manajemen strategis pada bidang bisnis:

1. Menyediakan haluan guna pencapaian sasaran
Sesuai yang telah dituliskan dalam definisi manajemen strategis sebeleumnya, seorang manajer memiliki kewenangan dalam memberikan arahan bagi semua unsur organisasi guna melaksanakan aktifitas yang selaras dengan target organisasi. Haluan kegiatan yang pasti akan menjadi dasar dalam mengatur serta menilai keberhasiln pencapaian tujuan.

2. Memenuhi kepentingan banyak pihak
Salah satu hal yang harus disimak seorang manajer adalah memenuhi kepentingan beragam pihak, mulai dari masyarakat  umum, pemilik saham, stakeholder, karyawan serta suplier. Berbagai umsur ini memiliki pengaruh menentukan pada keberhasil sebuah strategi yang hendak dijalankan.

3. Menyiapkan Organisasi Terhadap Perubahan
Adanya manajemen strategis mendorong pimpinan untuk lebih menyiapkan lembaga pada setiap ketidakpastian atau perubahan yang dapat terjadi kapan saja.  Fokus tujuan ini adalah perluasan perspektif kerangka pikir.

4. Sehubungan Efektifitas serta Efisiensi
Manajer strategi memiliki tanggung jawab tak hanya untuk memfokuskan kapabilitas diatas efisiensi, tapi juga berkonsentrasi pada sumber daya untuk pelaksanaan kerja secara efektif dan efisien. 

Pada pengimplementasiannya, manajemen strategis bertujuan untuk:

  • Menerapkan dan menilai strategi terpilih dengan efisien serta efektif
  • Menilai, melihat kembali, menimbang ulang, mengoreksi serta melakukan adaptasi apabila manghadapi penyimpangan selama penerapan strategi
  • Menyusun strategi yang dibentuk sejalan dengan perkembangan global
  • Menimbang ulang strategi SWOT dalam organisasi
  • Menyusun inovasi produk serta layanan organisasi agar bisa beradaptasi dengan tuntutan jaman. 

Manfaat Manajemen Strategi

Manajemen strategi amat dibutuhkan dalam berbagai aktivitas guna pencapaian hasil akhir yang sempurna. Di bawah ini sejumlah manfaat dari manajemen strategi:

  • Menghasilkan ketetapan terbaik bagi lembaga
  • Menambah kemampuan organisasi dalam menjawab tantangan
  • Pelibatan karyawan dalam penyusunan strategi akan menjadikan mereka lebih produktif serta lebih memotivasi kerja karyawan
  • Penerapan manajemen strategi akan mendorong terbentuknya proses operasional yang lebih efisien serta efektif
  • Organisasi akan mampu beradaptasi terhadap perubahan
  • Meningkatkan profit organisasi

Proses serta Tahapan Manajamen Strategi

Seseorang yang baru saja terjun ke dalam dunia bisnis, akan mengabaikan pokok-pokok dalam menjadlankan bisnis Para pemula ini akan memulain tanpa rencana serta strategi.

Pada suatu perusahaan, khususnya pada bidang komersil, kehadiran manajemen strategis menjadi dibutuhkan. Di bawah ini proses yang dalam membuat manajemen strategis:

1. Perumusan Strategi
Pada fase ini, sebuah lembaga akan menetapkan tujuan jangka panjang, membuat analisis SWOT, mengembangkan visi misi lembaga, serta berbagai strategi lain yang dianggap vital.

2. Implementasi Strategi
Dalam fase ini, strategi yang telah direncanakan lalu diterapkan, contohnya perancangan bagan organisasi, membagi-bagi potensi, menyusun kebijakan, menjabarkan pengambilan keputusan serta mengurus sumber daya manusia, dan strategi marketing.

3. Menilai kembali Strategi
Reevaluasi strategi berguna untuk meninjau kembali faktor internal serta eksternal organisasi.

Sehingga, dapat dibuat simpulan yakni pengertian manajemen strategi pada suatu organisasi berhubungan dengan organisasi itu berjalan sesuai kemampuannya secara efisien serta efektif.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *